Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis dan sistematis yang disusun untuk memecahkan suatu masalah atau mencapai suatu tujuan tertentu. Tanpa disadari, kita menggunakan algoritma setiap hari!
Coba ingat saat kamu membuat mie instan. Pertama, kamu merebus air. Kedua, memasukkan mie. Ketiga, memasukkan bumbu ke piring. Terakhir, meniriskan mie dan mencampurnya dengan bumbu. Urutan langkah-langkah itulah yang disebut sebagai algoritma "Membuat Mie Instan".
Jika kamu mengutak-atik urutannyaβmisalnya memasukkan bumbu ke piring dulu, lalu direbus bersama air dan mienyaβhasil akhirnya pasti akan aneh atau bahkan gagal! Sama seperti di komputer, instruksi yang salah urutan akan menyebabkan program error atau tidak berfungsi dengan benar.
Di dalam Scratch, algoritma direpresentasikan oleh tumpukan blok kode warna-warni (skrip). Proses komputer membaca blok Scratch adalah sama seperti manusia membaca bukuβdibaca secara bertahap dari arah atas ke bawah.
Urutan sangatlah krusial di sini. Blok yang paling atas akan dimuat dan dieksekusi lebih dulu oleh komputer. Biasanya, kita selalu memulai tumpukan algoritma dengan blok kejadian berwarna kuning (Events), seperti when π© clicked. Blok itu ibarat tombol "Mulai" pada sebuah mesin.
Coba perhatikan dua tumpukan blok di bawah ini. Tumpukan di sebelah kiri salah, karena ia meminta kucing untuk berjalan 10 langkah terlebih dulu sebelum permainan dimulai! Komputer akan bingung karena pemicunya ada di baris kedua. Susunan yang benar ada di sebelah kanan, di mana pemicu berada di paling atas.
Dua langkah ini salah posisi (warna merah). Seret ke baris yang tempat yang benar!
Susun alur game "Kucing Menangkap Ikan" dengan menyeret blok ke kotak yang tepat!
π‘ Semua tempat berbentuk sama. Pikirkan urutan logisnya dari awal sampai selesai.
Kamu telah menguasai seluruh konsep Berpikir Komputasional!